Geng Wahyudi: Optimis 1 Dapil 3 Kursi untuk Nasdem, Asal…

Moch. ‘Geng’ Wahyudi yang dulu lekat dengan PDI-P kini telah merapat di barisan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sebagai Penasihat di DPW Nasdem Jawa Timur. Ia menyatakan optimis bahwa kendaraan politiknya akan mampu meraup suara nantinya di Kabupaten Malang.

Tidak tanggung-tanggung, Geng Wahyudi mengatakan bahwa Nasdem mampu menyaingi partai besar lainnya dan menarget 21 kursi nantinya di dewan, dengan perhitungan satu Daerah Pemilihan (Dapil) bisa memenangkan tiga kursi.

“Ini target kita dan bukan sekedar omong biasa. Target tersebut ada pola matematisnya,” kata Geng Wahyudi, Jum’at (03/03) kepada MALANGTIMES saat ditemui di Desa Kromengan Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang.

Target yang disampaikan Geng Wahyudi memang terkesan tinggi, saat Rendra Kresna sebagai Ketua DPW Nasdem Jatim hanya menargetkan perolehan kursi nantinya di tahun 2021 sebanyak 12 kursi di dewan.

“Sekali lagi, kami punya pola strategi untuk menjadikan Nasdem pemenang nantinya. Target itu menjadi realistis apabila seluruh kader menjadikan Ideologi sebagai panglima tertinggi,” terangnya. Dia juga mengatakan bahwa saat ideologi dengan slogan Restorasi Indonesia telah jadi jalan bersama seluruh kader, maka target tersebut akan bisa dicapainya.

Ketertarikan Geng Wahyudi menjadi bagian dari Nasdem setelah menolak sepuluh lamaran dari partai politik lainnya ini didasarkan kepada adanya kesamaan ideologi politik dalam membangun demokrasi yang dinilainya sudah mulai kehilangan daya visi dan misinya di berbagai parpol yang ada kini.

“Saya masih melihat ideologi membangun Indonesia masih kuat di sini. Ini juga terlihat dari faktor penerimaan masyarakat terhadap Nasdem,” tegasnya yang menambahkan akan melakukan pembinaan mental politik kepada kadernya.

“Tanpa mentalitas yang kuat dalam ideologi kebangsaan, maka sebagus apapun visi parpol pasti akan terkikis dan habis,” imbuhnya.

Ia mencontohkan konsep perekonomian kerakyataan dari salah satu parpol, tanpa adanya dasar ideologi gerakan perubahan, maka akan terjebak pada pola lama dan hanya menghasilkan masyarakat kapita semata.

Berbagai kegiatan dalam menguatkan mentalitas berideologi tersebut dipraktikkan secara langsung dalam berbagai permasalahan yang ada di masyarakat, terutama yang berhubungan dengan kegiatan sosial kemanusiaan di berbagai wilayah di Kabupaten Malang, seperti di Desa Kromengan.

Saat ditanya mengenai rivalitas terberat dari parpol lainnya dalam menjadikan Nasdem partai pemenang, Geng Wahyudi mengatakan PDI-P masih jadi parpol yang perlu diperhitungkan.

“Soliditas yang ditunjang dengan ideologilah yang membuat PDI-P menjadi seperti ini. Tetapi sekali lagi saya sangat memahami polanya yang akan dijadikan senjata bagi Nasdem, nanti,” pungkas Geng Wahyudi.

Sumber: malangtimes.com